Rabu, 14 Oktober 2009
aNdai kau di sampingku
kAn ku semaikan cinta ini
uNtukmu dan hatiku
cInta ku kini t’lah di tepi jurang
iNikah yang harus ku alami?
nIrwana tertawa padaku
tAngisku tiada arti lagi
aNgin tak menyapaku lagi
kU hanya ingin kau tahu satu hal
aKu tetap mencintaimu
mEski kini kau pilih yang lain
uNtuk mu, terimakasih untuk kita yang dulu
IBU
Ibu…
Kau peri dalam istana gaib
Bisikan nyanyian dan tawamu
Adalah senjata hidupku
Doamu bagai suara malaikat
Turun dan terkabul untukku
Tangismu bagai berlian jatuh
Namun aku tak kuasa melihatnya
Restumu bagai matahari yang menyinari dunia ini
Menghilangkan kesedihan
Dan lahirlah kebahagiaan
Ibu…
Kau segalanya bagiku
Belaian tanganmu
Adalah surga dunia
Langganan:
Komentar (Atom)