Ku putar roda dalam ingat ku
Ku ketuk pintu di ujung sana
Teringatku akan tetes hujan yang membasahi sudut mata ini
tetes hujan yang mengubah keadaan
yang mampu mengubah terang menjadi gelap
bukan mata yang
buta bukan jiwa yang mati
namun hati yang menangis
terlanjur membahasi
rindu yang ku bawa
namun ku tetap menanti
menanti seteguk senyum indahmu
menanti pintu ini kau buka
tuk sampaikan rindu tak berbentuk ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan komentarmu :-)